LUBUK LINGGAU – ZONAMUSI.COM,–
Terindikasi Persaingan tidak sehat dilaksanakan oleh bagian Pengadaan Belanja Jasa (PBJ) Pemerintah Kota Lubuk Linggau. Senin (11/5/2026).
Pasalnya, diketahui berdasarkan Laporan Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) Tahun Anggaran 2025, terdapat beberapa pekerjaan atau kegiatan (proyek) di tenderkan tidak sesuai dengan ketentuan nya.
Menanggapi hal ini, Topan selaku Kepala Bagian (Kabag) PBJ Kota Lubuklinggau “bungkam”, dirinya enggan memberikan keterangan apapun ketika dikonfirmasi.
Berdasarkan dokumen hasil pemeriksaan yang tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), ditemukan sejumlah indikasi pelanggaran dalam proses tender proyek pemerintah yang berpotensi mengarah pada praktik permainan tender hingga dugaan tindak pidana korupsi.
Dalam laporan tersebut, BPK mengungkap bahwa proses pemilihan penyedia barang dan jasa di Pemkot Lubuklinggau tidak sepenuhnya berjalan sesuai ketentuan peraturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
BPK juga mengungkap bahwa Pokja Pemilihan mengakui kurang teliti dalam memeriksa dokumen penawaran peserta tender.
Selain persoalan dokumen, temuan lain menunjukkan adanya penyedia yang memenangkan paket pekerjaan melebihi batas Sisa Kemampuan Paket (SKP) yang diperbolehkan. Dalam pemeriksaan disebutkan terdapat 11 penyedia yang memenangkan pekerjaan secara bersamaan melebihi ketentuan untuk usaha kecil.
Kondisi tersebut diperparah dengan tidak adanya koordinasi antar Pokja maupun pejabat pengadaan sehingga tidak ada mitigasi terhadap potensi penyedia memenangkan beberapa paket sekaligus.
Tak hanya itu, BPK juga menemukan adanya paket pekerjaan yang tidak dilakukan klarifikasi terhadap harga satuan timpang. Padahal terdapat item pekerjaan dengan nilai penawaran lebih dari 110 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS).
Pada sejumlah paket proyek, Pokja disebut tidak melakukan pengecekan rinci terhadap harga satuan dan hanya melihat total nilai penawaran secara keseluruhan.
Temuan paling serius muncul dari indikasi rincian HPS yang diduga diketahui peserta tender. Dalam laporan tersebut disebutkan terdapat kemiripan harga satuan penawaran dengan rincian HPS pada beberapa paket pekerjaan.(TIM)