Posted in

Antisipasi Kerugian Lebih Besar, Petani di Lubuklinggau Terpaksa Lakukan Panen Lebih Awal

LUBUKLINGGAU – ZONAMUSI.COM – Mengantisipasi kerugian yang lebih besar akibat tanaman padi roboh diterjang hujan disertai angin kencang, sejumlah petani sawah di Kota Lubuklinggau terpaksa melakukan panen lebih awal dari jadwal yang telah diperkirakan.sabtu (07/11/2026).

Sebelumnya, tanaman padi milik petani diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar 10 hari lagi untuk memasuki masa panen. Namun, akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu, sebagian tanaman padi mengalami roboh sehingga dikhawatirkan berdampak terhadap hasil produksi dan kualitas gabah.

Duhanan (65), salah seorang petani sawah di Kota Lubuklinggau, saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa dirinya bersama petani lainnya memutuskan untuk melakukan panen lebih awal mengingat musim hujan telah tiba.

“Mengingat sudah datang musim hujan, kami melakukan panen lebih awal untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Kami khawatir jika terus ditunda, kondisi tanaman padi yang sudah roboh akan semakin memburuk dan berdampak terhadap hasil panen,” ujar Duhanan.

Menurutnya, panen lebih awal merupakan langkah yang terpaksa dilakukan petani demi menyelamatkan hasil pertanian yang masih bisa dipanen, meskipun sebenarnya tanaman padi tersebut belum sepenuhnya memasuki jadwal panen.

Kondisi ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para petani, mengingat tanaman padi merupakan sumber penghasilan yang diharapkan dapat memberikan hasil untuk memenuhi kebutuhan keluarga.Para petani berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga aktivitas pertanian dapat kembali berjalan dengan normal dan hasil panen berikutnya tidak mengalami nasib serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *